Mengurus Kartu ATM BCA yang Hilang

By indra at 11 September, 2008, 4:15 pm, 813 views

Seminggu yang lalu, 4 September 2008, saya mengurus kartu ATM BCA saya yang hilang. Sebenarnya hilangnya sih sudah lama, sekitar bulan Juli lalu, tetapi karena malas mengurusnya, akhirnya sampai sekarang baru diurus. Ketika saya menyadari kartu tersebut hilang, saya langsung menuju Kantor BCA Kayoon Surabaya untuk menanyakan perihal tatacara pengurusan kartu baru. Dijelaskan bahwa saya harus meminta surat keterangan kehilangan dari Kepolisian baru bisa dibuatkan kartu baru.

Saya sebenarnya juga belum mau mengurus kartu tersebut, karena saya pikir kan masih ada internet banking, dan lagipula kartu ATM BCA istri masih berfungsi, tinggal transfer ke rekening BCA istri lewat internet banking setelah itu dana sudah bisa diambil.

Satu hal yang memaksa saya harus mengurus kartu ATM BCA saya yang hilang tersebut adalah ketika kemarin pagi saya berusaha mentransfer dana dari rekening saya ke rekening istri dan beberapa kali salah memasukkan nomor yang dihasilkan oleh Key BCA sehingga internet banking saya terblokir. Langsung saya telpon Halo BCA di (021) 52999888, dan setelah itu langsung dibuka blokirnya. Masalahnya untuk bisa menggunakan internet banking kembali saya harus registrasi ulang melalui ATM BCA, sedangkan kartu ATM saya hilang? Wah… terpaksa saya harus ngurus kartu baru.

Siangnya pas jam istirahat kantor saya langsung meluncur ke Kantor Polisi terdekat dengan kantor dimana saya bekerja. Saya mengurus surat keterangan kehilangan tersebut di Kantor Polisi Jl. Ambengan Surabaya. Cukup menyerahkan KTP asli, lalu sebutkan minta surat keterangan kehilangan, lalu ditanya beberapa hal oleh Bapak Polisi, antara lain, yang hilang apa, hilangnya atau diketahui hilang dimana, tanggal dan jam berapa. Kemudian Pak Polisi mengetik informasi tersebut pada selember surat berkop Kepolisian RI, dan tidak sampai 15 menit surat sudah jadi.

Langsung meluncur ke Kantor BCA terdekat, dan saya memilih ke BCA Kusuma Bangsa Surabaya, karena dekat dengan Kantor Polisi dimana saya meminta surat keterangan kehilangan. Kalau saya ke BCA Kayoon lumayan jauh, jadi ya sudah ke BCA Kusuma Bangsa saja. Saya pikir paling-paling juga sama bisa menguruskan kartu ATM instant.

Sesampai di Kantor BCA Kusuma Bangsa, saya tanya dulu ke CS-nya apa bisa disini mengurus kartu ATM baru instant sebagai pengganti kartu ATM saya yang hilang. Ibu CS tersebut mengatakan bisa, oke saya langsung ambil nomor antrian. Menunggu sekitar 15 menit akhirnya saya dilayani . Segera saya saya serahkan data-data yang diperlukan termasuk surat keterangan kehilangan dari Kepolisian. Selanjutnya ibu CS tersebut segera mengecek data-data saya ke dalam sistem komputer BCA.

Berikut ini percakapan saya dengan Ibu CS tersebut:

Ibu CS: “Maaf Pak, menurut data disini kartu Bapak statusnya terblokir, dan untuk mengurusnya harus ke kantor cabang asal, dan baru bisa jadi 7 hari kerja.”

Saya: “Oh begitu ya Bu, harus ke cabang asal ya? Kalau minta kartu yang instant bagaimana?.”

Ibu CS: “Maaf tidak bisa Pak, karena status kartu Bapak terblokir, meskipun yang instant harus menunggu 7 hari kerja. Sebaiknya waktu hilang dulu jangan diblokir, langsung minta surat dari kepolisian dan minta kartu baru, itu malah bisa langsung jadi Pak.”

Saya: “Baik Bu kalau begitu, terima kasih.”

Demikian percakapan saya dengan Ibu CS BCA Kusuma Bangsa tersebut, selanjutnya saya langsung meluncur ke Kantor BCA Veteran dimana rekening BCA saya diterbitkan. Di jalan saya berpikir, kog aneh dulu di BCA Kayoon dibilang bisa langsung jadi kalau ada surat dari Kepolisian. Sempat terbersit niat untuk mengurus ke BCA Kayoon saja siapa tahu bisa, tetapi setelah saya pikir-pikir lagi sebaiknya saya urus di Veteran saja biar nggak bolak-balik, iya kalau di BCA Kayoon bisa, kalau enggak kan saya akhirnya harus ke BCA Veteran juga.

Sekitar 10 menit perjalanan sampailah saya di BCA Veteran. Langsung ambil nomor antrian dan menunggu dipanggil. Lumayan lama juga nunggunya karena orang-orang yang di depan saya pada mengurus pembukaan rekening baru semua. Proses buka rekening baru kan nggak bisa cepat, paling tidak 30 menit.

Setelah menunggu sekian lama, akhirnya dilayani juga.

Berikut petikan percakapan saya dengan Ibu CS BCA Veteran:

Ibu CS: “Selamat siang Pak, ada yang bisa saya bantu?.”

Saya: “Saya mau minta penggantian kartu ATM saya yang hilang Bu.”

Segera saya serahkan semua dokumen yang diperlukan, yaitu buku tabungan, KTP asli, serta surat keterangan kehilangan dari Kepolisian.

Ibu CS: “Sebentar saya cek data-datanya Pak.”

Saya: “Apa bisa mengurus kartu ATM pengganti yang instant Bu?”

Ibu CS: “Berdasarkan data-data disini bisa Pak.”

Saya: “Tadi saya sempat ke BCA Kusuma Bangsa katanya tidak bisa Bu. Dibilang kartu saya statusnya terblokir, dan untuk mengurusnya memerlukan 7 hari kerja, baik yang instant maupun yang pake nama?”

Ibu CS: “Tidak koq Pak, tidak terblokir.”

Singkat cerita akhirnya dalam waktu sekitar 15 menit kartu ATM BCA saya yang baru telah selesai dan siap digunakan.

Inti dari cerita saya disini adalah, bagaimana informasi di komputer BCA Kusuma Bangsa bisa berbeda dengan BCA Veteran? Kog informasi yang diberikan ke nasabah bisa beda gitu? Apakah informasinya memang sama tetapi CS-nya yang menanggapi berbeda terhadap informasi itu?

Semoga yang saya alami ini tidak terjadi lagi. Dan masukan untuk BCA, seharusnya informasi yang disampaikan oleh setiap CS BCA bisa seragam, baik di cabang, cabang utama, maupun pusat, baik di kota kecil maupun kota besar.

Kalau saya masih mendingan, meskipun jarak antara BCA Kusuma Bangsa dan BCA Veteran lumayan jauh, tetapi masih dalam satu kota, tidak terlalu menyita waktu. Bagaimana jika nasabah yang memiliki masalah seperti saya membuka rekening di kota Surabaya tetapi sekarang tinggal di kota Malang misalnya, dibilang tidak bisa mengurus kartu yang hilang di Malang, tetapi harus ke Surabaya, padahal kenyataannya bisa?


Bookmark and Share


Topik : Kisah

 



Belum ada komentar.

Leave a comment