Nilai Lebih Seorang Penjual Koran
By indra at 20 September, 2008, 11:17 am, 62 views
Setiap hari Sabtu pagi, saya hampir selalu membeli koran Jawa Pos. Biasanya saya membeli di Raya Waru Sidoarjo, karena sejalan dengan tujuan saya ke kantor di Surabaya.
Saya membeli di penjual tersebut dengan alasan karena harganya yang murah, dia menjual koran Jawa Pos di pagi hari, sekitar pukul 07.00 seharga Rp. 2.500,-, padahal harga eceran koran Jawa Pos adalah Rp. 3.500,-. Harga Rp. 2.500,- umumnya baru bisa didapat siang hari, sekitar jam 11 an siang keatas.
Sekilas tidak ada yang berbeda antara penjual yang satu ini dengan penjual-penjual koran lainnya yang banyak bertebaran di sepanjang jalan dari Sidoarjo menuju ke Surabaya. Tetapi saya perhatikan ada sebuah “added value” yang diberikan oleh penjual koran ini kepada para pelanggannya.
Kalau masalah ucapan terima kasih setelah seseorang membeli dagangan kita , menurut saya itu sudah seharusnya, justru kalau tidak mengucapkan terima kasih itu justru yang kebangetan.
Bapak penjual koran ini, sebelum memberikan koran kepada pelanggannya, beliau selalu memperlihatkan bagian-bagian utama koran tersebut untuk meyakinkan pelanggan akan kelengkapan koran yang beliau jual. Perlu diketahui bahwa koran Jawa Pos terdiri dari 3 bagian utama, yaitu Jawa Pos, Metropolis, dan Sportivo. Setelah memberikan koran dan menerima pembayaran dari pembeli, beliau mengucapkan terima kasih, seperti umumnya pedagang lainnya.
Tetapi yang istimewa menurut saya, setiap selesai mengucapkan terima kasih, beliau selalu mengatakan “awas kanan”. Maksudnya adalah agar pelanggan berhati-hati terhadap kendaraan lain yang sedang melintas di sebelah kanan (penjual koran tersebut di sebelah kiri jalan).

































Belum ada komentar.