Tunjangan Kesehatan Gratis

By indra at 18 February, 2009, 9:45 am, 148 views

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang agar dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan baik. Tanpa kesehatan tidak mungkin seseorang dapat berpikir dan bekerja dengan baik dan penuh konsentrasi. Tetapi tidak hanya itu, ditengah-tengah meningkatnya biaya yang diperlukan untuk mendapatkan kesehatan tersebut, sedangkan banyak dari rakyat Indonesia masih hidup dengan kondisi miskin, tentu saja kebutuhan akan adanya tunjangan kesehatan dari pemerintah merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh pemerintah atau penyelenggara negara.

Bagaimana dengan Jamsostek? Cukup baik, tetapi kalau kita mau menyaksikan sendiri bagaimana pelayanan kesehatan yang didapatkan oleh si miskin di rumah sakit – rumah sakit umum yang menerima Jamsostek, kita akan tahu bahwa fasilitas tersebut tidaklah cukup untuk memberikan kualitas pelayanan kesehatan bagi rakyat miskin.

Saya tidak tahu, kesalahannya ada dimana? Apakah memang tunjangan yang disediakan oleh pemerintah begitu minimnya sehingga mereka yang tidak mampu hanya mendapatkan pelayanan kesehatan ala kadarnya? Ataukah memang kualitas pelayanan rumah sakit di Indonesia yang kurang baik?
Saya pernah menyaksikan sendiri bagaimana saudara-saudara kita yang kurang mampu dirawat di sebuah rumah sakit umum daerah. Disana, untuk pelayanan kesehatan kelas paling rendah, yang kebanyakan memang ditempati oleh saudara-saudara kita yang kurang mampu, dalam satu ruangan bisa ditempati kurang lebih sekitar 8 orang pasien, mana ruangannya kotor, panas, fasilitas ala kadarnya, belum lagi pelayanannya. Sangat berbeda dengan pelayanan yang diterima oleh saudara-saudara kita yang mampu, dimana mereka mendapatkan pelayanan terbaik, ruangan yang bersih, sejuk karena ada AC-nya, dan tentu saja pelayanan yang sangat baik. Orang yang seharusnya kepingin sembuh dengan dirawat di rumah sakit malah jadi tambah sakit. Bisa-bisa keluarga yang menunggui, yang tadinya sehat bisa ikut-ikutan sakit karena kondisi yang demikian.

Kasihan saudara-saudara kita yang tidak mampu. Sudah untuk hidup sehari-hari serba kekurangan, masih ditambah beban sakit yang dideritanya. Belum lagi pendapatan yang menurun karena sedang sakit yang tentu saja tidak dapat bekerja untuk sementara waktu bagi mereka yang merupakan kepala rumah tangga atau tulang punggung keluarga.

Bukankah kita semua juga sering melihat di televisi atau membaca berita di koran, bagaimana saudara-saudara kita yang kurang mampu ditolak oleh pihak rumah sakit karena tidak bisa memberikan uang jaminan biaya rawat inap?

Mengapa pemerintah kita tidak mampu menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih layak bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu tersebut? Mengapa kalau untuk membackup bank-bank yang bangkrut pemerintah kita bisa? Triliunan rupiah bisa dikeluarkan kalau untuk perusahaan-perusahaan besar, tetapi kalau untuk rakyatnya yang kurang mampu, terksean asal-asalan.

Menurut saya bukannya pemerintah kita tidak mampu, tetapi tidak mau. Mengapa? Ya mungkin karena dianggap tidak menguntungkan, jadi tidak perlu diperhatikan. Kalau perusahaan-perusahaan besar atau bank-bank besar kan menguntungkan bagi perekonomian, punya andil besar dalam perekonomian. Memang benar, tetapi jangan lupa bahwa kesehatan yang terjamin juga bisa meningkatkan perekonomian Indonesia.
Bagaimana bisa? Begini, kalau seseorang telah terjamin tunjangan kesehatannya, tentu dia akan bisa bekerja dengan lebih konsentrasi dan lebih baik. Apalagi bagi seorang kepala rumah tangga atau bagi mereka yang menjadi tulang punggung keluarga. Mereka tidak akan dipusingkan lagi oleh biaya-biaya yang diperlukan untuk berobat apabila dirinya sendiri atau anggota keluarganya ada yang sakit. Lagian ini kan memang sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menjamin kesehatan rakyatnya? Sakit itu kan sesuatu yang tidak bisa kita prediksi, dan kebanyakan orang tidak siap dengan keadaan sakit tersebut. Iya kalau bagi mereka yang mampu, tidak ada masalah, bisa ke dokter spesialis, atau kalau perlu rawat inap bisa ke rumah sakit yang berkelas, atau kalau perlu bisa berobat ke luar negeri, ke Singapura, Australia, atau China. Tetapi bagaimana dengan saudara-saudara kita yang kurang mampu? Untuk makan besok saja, mereka sering mereka belum tahu bisa atau tidak.

Nah kalau saudara-saudara kita tersebut sudah mendapat jaminan tunjangan kesehatan gratis tentunya dengan fasilitas yang layak, maka mereka bisa berfokus hanya pada meningkatkan pendapatan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari saja. Sehingga semangat akan meningkat, kreatifitas meningkat, yang tentu saja pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian Indonesia. Efek positif lainnya adalah mereka bisa menyekolahkan anak-anak mereka dengan baik.

Lalu pemerintah dapat duit dari mana? Banyak sumber daya alam di Indonesia yang masih dapat dikembangkan, mulai dari hasil laut, hasil bumi, tambang, hutan dan sebagainya.

Dengan meningkatnya perekonomian, seiring dengan berjalannya waktu, maka pemerintah Indonesia akan mendapatkan gantinya dari uang yang telah dikeluarkan untuk menyediakan tunjangan kesehatan gratis bagi warganya tersebut. Dari mana? Tentu saja dari penerimaan pajak? Kalau setiap orang di Indonesia ini memiliki tingkat kehidupan yang layak dan mapan, sudah barang tentu tingkat konsumsi juga meningkat, nah pemerintah tinggal memajaki saja setiap barang-barang atau jasa yang dinikmati oleh saudara-saudara kita yang sudah menjadi lebih mampu tersebut.

Ada yang mau menambahkan?


Bookmark and Share


Topik : Kesehatan

 



Belum ada komentar.

Leave a comment